SELAMAT DATANG DI WEBSITE SKP KELAS I MERAUKE --- PIMPINAN & STAF SKP KELAS I MERAUKE MENOLAK SUAP, PUNGLI & GRATIFIKASI DALAM BENTUK APAPUN -- "Bersama Anda Melindungi Negeri" Pengguna Jasa yang Rutin, Harap Lakukan Pendaftaran di Aplikasi Permohonan Pemeriksaan Karantina Online --- Bersama Anda Melindungi Negeri --- Profesional, Tangguh, Terpercaya

Profil Organisasi

VISI MISI KEMENTERIAN PERTANIAN
VISI MISI BADAN KARANTINA PERTANIAN

VISI MISI KARANTINA PERTANIAN MERAUKE
Visi
Terwujudnya Operasional Karantina Pertanian yang Profesional, Tangguh, dan Terpercaya
Misi
  1. Melindungi kelestarian sumber daya alam hayati hewani dan nabati dari serangan HPHK dan OPTK tertentu;
  2.  Mempertahankan status bebasnya wilayah Kabupaten Merauke, Mappi, dan Boven Digoel dari HPHK dan OPTK tertentu;
  3. Mendukung terwujudnya keamanan pangan di Wilayah Kerja SKP Kelas I Merauke;
  4. Memfasilitasi perdagangan dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan akses pasar komoditas pertanian di Wilayah Kerja SKP Kelas I Merauke;
  5. Meningkatkan citra dan kualitas pelayanan publik di Wilayah Kerja SKP Kelas I Merauke.
Sejarah Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Merauke
  Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke ditetapkan berdasarkan Permentan Nomor 22/Permentan/OT.140/4/2008 tanggal 3 April 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian, berada dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Karantina Pertanian. Wilayah administratif layanan Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke adalah sebagaimana pada lampiran Permentan No. 22/Permentan/OT.140/4/2008 yang meliputi tempat-tempat pemasukan pemasukan dan pengeluaran tersebar di 3 (tiga) Kabupaten/ Kota yakni Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, dan Kabupaten Mappi.
     Badan Karantina Pertanian merupakan unit Eselon I Kementerian Pertanian yang bertanggung jawab dalam rangka penyelenggaraan perkarantinaan pertanian sebagai upaya mencegah masuknya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dari luar negeri dan penyebaran HPHK/OPTK dalam wilayah negara Republik Indonesia. Pada tataran operasional Badan Karantina Pertanian membawahi beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah, antara lain Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke dengan wilayah kerja layanan meliputi 3 (tiga) kabupaten / kota administratif yakni Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Mappi, yang kesemuanya merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Merauke.
      Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 44/Permentan /OT.140/3/2014 tanggal 22 Maret 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 94/Permentan/OT.140/12/2011 tentang Tempat Pemasukan dan Pengeluaran Media Pembawa Penyakit Hewan Karantina dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina 2015 menetapkan 3 tempat pemasukan yaitu Bandara Mopah, Pelabuhan Laut Merauke, dan Pos Lintas Batas Sota (RI-PNG); 4 tempat pengeluaran yaitu Bandara Mopah, Pelabuhan Laut Merauke, Pelabuhan Sungai Asiki (Boven Digoel), dan Pos Lintas Batas Sota (RI-PNG); serta 5 tempat pemasukan dan pengeluaran antar area meliputi Bandara Mopah, Pelabuhan Laut Merauke, Kantor Pos Merauke, Pelabuhan Sungai Asiki Kab. Boven Digoel, dan Pelabuhan Sungai Bade Kabupaten Mappi.